Salah satu pilihan favorit para wisatawan ketika berlibur ke kepulauan Sumenep, adalah Pantai Sembilan yang berada di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting. Tepatnya di Jalan Raya Bringsang, Giligenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pantai ini termasuk wisata Bahari yang berdampingan dengan Pelabuhan kapal-kapal tradisional, tempat yang terhindar dari kebisingan kota membuat Pantai Sembilan menjadi destinasi wisata yang cocok untuk menghilankan stress dan penat.
Sejarah Pantai Sembilan
Sebelum berubah menjadi Pantai Sembilan Pantai ini bernama Pantai
Bringsan, namun jika dilihat sekilas dari atas Pantai ini berbentuk angka Sembilan
yang pada akhirnya berubah nama menjadi Pantai Sembilan. Masyarakat sumenep
juga suka menyebut Pantai ini dengan sebutan Pantai pasir putih dikarenakan
pasir pantainya yang begitu bersih.
Sebelum menjadi tempat wisata Pantai ini berfungsi sebagai Pelabuhan
bagi kapal-kapal kecil yang nantinya akan pergi berlayar ketujuan. Kapal-kapal
ini sebenarnya adalah kapal feri yang menghubungkan Gili Genting dengan pulau Marethen
yang ada di Seberang Pantai Sembilan.Dan seiring berjalannya waktu Pantai Sembilan
benar-benar menjadi tempat yang di gandrungi wisatawan.
·
Pemandangan
menawan
Wisatawan dapat menyaksikan indahnya Pantai Sembilan apalagi
jika menyeberang pada malam hari, lampu-lampu Pantai Sembilan terlihat seperti
lampu kota yang sangat terang dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya.
·
Penginapan
Pantai Sembilan mungkin merupakan satu-satunya Pantai yang
memiliki penginapan dengan konsep mmodrn namun masih seirama dengan suasana Pantai,
penginapan yang cukup luas dapat menampun 3-4 orang dengan harga kisaran 500
ribu per Bungalow.
·
Masakan
Khas Madura
Selain bermalam wisatawan juga dapat merasakan nikmatnya
masakan khas Madura yang bisa di dapatkan di kios-kios dan warung-warung kecil
sekitar.
·
Lokasi
foto
Dengan pemandangan alam yang indah, pasir Pantai yang putih
bersih menjadikan Pantai ini sangat cocok untuk mengabadikan momen Bersama keluarga
saat pergi berlibur ke Pantai Sembilan.


Komentar
Posting Komentar